Uji Nyali Bawaslu Mengusut Kasus Andaru

0
22
foto/Andaru Pranata dan Bupati BU, Ir. Mian
foto/Andaru Pranata dan Bupati BU, Ir. Mian

UPAYA Bawaslu Bengkulu Utara dalam memproses dugaan penggunaan fasilitas negara oleh caleg DPRD Provinsi Bengkulu dapil Bengkulu Utara-Benteng, Andaru Pranata, SE menuai beragam pendapat dari warganet atau netizen. Sebagian mengapresiasi. Namun tak sedikit pula yang meragukan keseriusan serta keberanian bawaslu dan gakkumdu untuk memproses kasus ini sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Hal ini cukup masuk akal. Pasalnya, caleg yang diproses ini bukanlah orang sembarangan. Bukan caleg kaleng-kaleng. Ia putra sulung penguasa di Bengkulu Utara. Caleg yang punya kans besar untuk duduk di DPRD Provinsi Bengkulu. Kader muda potensial PDI Perjuangan. Calon penerus trah politik Ir. Mian dan sederet potensi-potensi besar lainnya.

BACA JUGA: Dugaan Penggunaan Fasilitas Negara, Putra Bupati Diperiksa Gakkumdu

“Paling2 juga dagelan…. nanti hasilnya begini, berdasarkan hasil pemeriksaan yg dilakukan dan menurut keterangan saksi….bla…bla…bla…, Dapat disimpulkan bahwa……tidak terbukti melakukan pelanggaran, atau dinyatakan tdk cukup bukti…..sudah klir,” tulis akun Eddie Soesanto di kolom komentar postingan berita inibengkulu.com berjudul Andaru Mengaku, Mian Ikut Terpanggil.

Di komentar selanjutnya Eddie Soesanto menulis jika hasil pemeriksaan kasus ini sudah bisa ditebak. Menurut dia, kalau sudah diberikan tindakan karena terbukti, itu baru luar biasa.

“dah bs ditebak hasilnya bro”

“kalo diberikan tindakan krn terbukti….nah itu baru rrrruuuaaaaarrrr biasa,” tulisnya lagi.

Keraguan juga disampaikan akun Roslan Buyung pada postingan berita lanjutan berjudul Putra Bupati Terancam 2 Tahun Penjara. “Dak mungkin….tapi lanjutkan”.

Komentar bernada meragukan juga disampaikan akun Eddie Soesanto pada berita lanjutan ini. Ia menulis “Berani nian apo Bawaslu…….kelak selesai pemeriksaan hasil nya tidak terbukti atau tidak cukup alat bukti….kan capek bae….. mendingan di cuekin ajo laporan tu”

Komentar ini mendapat tanggapan dari akun Edi Sugianto. “Idax mungkin terancam hoi. Anak penguasa Thu….pangkat tertinggi di kabupaten adalah bupati.siapo berani kek anak bupati cubalah.hahahah”

Dukungan terkait pengusutan kasus ini juga disampaikan akun Alfian Yudiansyah. “Klo tidak selesai diTingkat Kabupaten……. Laporkan ke GAKUMDU Pusat,” tulisnya.

Diragukan Aktivis Anti Korupsi

Selain warganet, kalangan aktivis anti korupsi juga meragukan keseriusan dan keberanian bawaslu serta gakkumdu untuk mengusut kasus ini dengan sebenar-benarnya. Seperti disampaikan aktivis Laskas Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Bengkulu Utara, Afrizal Karnain atau akrab disapa Buyung Karim.

“Komisioner Bawaslu sekarang ini merupakan produk lama. Jadi kita tidak yakin bawaslu akan benar-benar mengusut kasus ini. Kalau tidak percaya, lihat saja nanti endingnya,” cetusnya.

Sementara itu, Komisoner Bawaslu BU Divisi Penindakan Pelanggaran, Tugiran, M.Pd hanya tersenyum simpul lantas sedikit terkekeh ketika dikonfirmasi wartawan mengenai keseriusan pihaknya dalam mengusut kasus ini.

“Ini bukan persoalan bernyali atau tidak bernyali, tapi soal ketentuan peraturan bawaslu,” singkatnya. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here