Tanpa Baliho, Agusrin dan Imron Tetap Bersinar

0
Agusrin dan Imron Rosyadi masih mewarnai sejumlah hasil survey kandidat balon gubernur populer meskipun belum memasang baliho.
Agusrin dan Imron Rosyadi masih mewarnai sejumlah hasil survey kandidat balon gubernur populer meskipun belum memasang baliho.

BENGKULU, inibengkulu.com – Sejumlah kandidat balon gubernur yang akan meramaikan pilkada Bengkulu 2020 mulai menebar baliho di seantero Provinsi Bengkulu sejak awal tahun lalu. Beberapa diantaranya, Rohidin Mersyah, Helmi Hasan, Hijazi, Rosjonsyah dan sejumlah kandidat lainnya.

Namun demikian, ada dua nama yang hingga sekarang masih tetap populer dan disebut-sebut punya kans yang besar untuk memenangkan pemilihan gubernur meskipun keduanya tidak memasang baliho. Ia adalah Agusrin M Najamuddin dan Imron Rosyadi.

Nama kedua tokoh ini masih mendominasi di survey-survey nasional maupun lokal sebagai kandidat balon gubernur Bengkulu yang populer dan potensial. Di media sosial seperti Facebook maupun yang lainya, nama Agusrin dan Imron masih banyak diharapkan oleh masyarakat Provinsi Bengkulu untuk menjadi orang nomor satu (1) di bumi Rafflesia.

Hasil riset Diaspora Research Strategi terhadap perilaku pemilih di Provinsi Bengkulu. Survei dilakukan pada tanggal 2-7 Maret 2020 dengan mewawancarai 700 responden yang dipilih secara acak bertingkat (multistage rondom sampling), dengan margin of error kurang lebih 3,75 persen dan tingkat kepercayaan 95%.
Hasil riset Diaspora Research Strategi terhadap perilaku pemilih di Provinsi Bengkulu. Survei dilakukan pada tanggal 2-7 Maret 2020 dengan mewawancarai 700 responden yang dipilih secara acak bertingkat (multistage rondom sampling), dengan margin of error kurang lebih 3,75 persen dan tingkat kepercayaan 95%.

Imron Rosyadi dihubungi melalui whatsapp belum mau berbicara banyak terkait Pilgub tahun 2020. Ia hanya mengatakan keputusan untuk maju pilgub, baik sebagai gubernur atau wakil gubernur, akan disampaikan dalam waktu dekat, selambat – lambatnya pertengahan bulan April mendatang.

“Untuk apa kita pasang baleho saat ini, sementara partai pendukung masih kita loby – loby dan belum ada kepastiannya. Kalau sudah ada kepastian rekomendasi dari partai pendukung baru kita bergerak. Silahkan yang lain start lebih awal, pada akhirnya menjadi pemenang tentu kandidat yang finish lebih dulu dan dicintai warga Provinsi Bengkulu secara umum,” kata Imron.

Diungkapkan Imron, berdasarkan hasil survey sejumlah lembaga, persentase selisih antara kandidat yang sudah memasang baliho dengan dirinya dan Agusrin yang belum memasang baleho sangat kecil. Artinya semua masih berpeluang sebab belum ada kandidat yang betul-betul mendominasi.

“Jadi dapat dibayangkan kalau saya dan Pak Agusrin sudah bergerak memasang Baliho maupun media sosialisasi lainnya, besar kemungkinan akan melejit lagi bahkan bisa jadi ke posisi teratas pada survey terakhir nantinya. Apalagi waktu perhelatan pilkada masih cukup lama,” tutup politisi Golkar ini. (waw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here