Suasana di TKP, Menjelang Detik-detik OTT Bendahara Dinkes Benteng

0
530
Kasubdit Tipikor Polda Bengkulu AKBP Adi Arisandi didampingi Kasubdit Penmas Bid Humas Polda Bengkulu saat press Conference di ruangan Bid Humas Polda Bengkulu.

BENGKULU, inibengkulu.com – Subdit Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bengkulu melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bendahara Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Bengkulu Tengah (Benteng) berinisial FG. Penangkapan terkait dugaan pemotongan sejumlah dana yang dikelola di Dinkes Benteng. Saat ini FG sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Kasubdit Tipikor Polda Bengkulu AKBP Adi Arisandi didampingi Kasubdit Penmas Bid Humas Polda Bengkulu saat press Conference di ruangan Bid Humas Polda Bengkulu, Kamis (08/11) mengungkapkan, OTT berlangsung di gudang Farmasi Dinkes Benteng di Desa Ujung, Kecamatan Karang Tinggi, Rabu (7/11) pukul 15.30 WIB.

Menurut Adi, kronologis OTT bermula saat pihaknya menerima informasi dugaan korupsi tersebut. Kemudian pihaknya langsung menindaklanjuti laporan yang diterima dengan melakukan pengintaian di TKP.

“Dari hasil penyelidikan observasi didapatkan adanya peningkatan kegiatan pada gudang Farmasi dengan banyaknya kendaraan yang terparkir di TKP, salah satunya kendaraan milik Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Tengah dan Puskesmas Bengkulu Tengah,” jelasnya seperti dirilis tribratanewsbengkulu.com.

Saat itu, FG diketahui mencairkan dana yang dikelola oleh Dinas Kesehatan sebesar Rp 3.250.000.000. Dana tersebut didistribusikan kepada seluruh penanggung jawab program kegiatan. Saat itulah FG diduga melakukan pemotongan sebesar 10 persen dari beberapa program kegiatan. Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti sebesar Rp 117.085.992.

“Selain itu petugas juga mengamankan 8 orang yang diduga sebagai penerima dana yang dikelola Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Tengah, yaitu SY, LS, LN, SR, MA,ML,YW dan SB,” ungkapnya. (red)

BACA JUGA: 

Selfie di Air Terjun, Siswi SMA Kena Todong

Tekan Angka Kemiskinan, Pemkab BU Kucurkan Ratusan Miliar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here