Souvenir Kampanye Maksimal Senilai Rp 60 Ribu

0
320
Bawaslu BU bersama pihak kepolisian dan kejaksaan menggelar rapat tentang pelanggaran pemilu. (foto/Mezi Aswari)

BENGKULU UTARA, inibengkulu.com – Selain politik uang (Money Politic), pemberian souvenir dari para peserta pemilu juga masuk dalam pantauan Bawaslu. Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Bengkulu Utara, Tugiran mengatakan sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 23 tahun 2018 tentang kampanye, souvenir/barang yang diperbolehkan untuk dijadikan cindramata saat kampanye tidak boleh senilai lebih dari Rp 60 ribu.

“Ada beberapa contoh yang diperbolehkan seperti pemberian gelas, kaos dan pakaian yang jika dikonversikan nilainya tidak lebih dari Rp 60 ribu. Tidak boleh diberikan dalam bentuk uang sebab itu termasuk pelanggaran pemilu,” tegas Tugiran kepada wartawan usai menggelar rapat sentra gakkumdu, Rabu (5/12).

BACA JUGA: 

Ribuan Bilik Suara Hilang, Begini Penjelasan Sekretaris KPU BU

Kades Diminta Aktif Laporkan Pelanggaran Pemilu

Hadir dalam rapat ini perwakilan dari pihak kepolisian dan kejaksaan. Tugiran mengatakan rapat ini dilakukan guna menyamakan persepsi tentang tindak pidana pemilu 2019. Diungkapkan, pokok-pokok pembahasan yang dibahas mengerucut pada tindak pidana pelanggaran pemilu, salah satunya soal politik uang dan pemberian souvenir.

“Tindak pelanggaran pemilu harus diantisipasi dan diawasi bersama agar jangan sampai terjadi. Jika masyarakat menemukan tindakan pelanggaran diharapkan sesegera mungkin melapor kepada kami agar ditindak lanjuti. Dalam hal ini perlu juga pengawasan pihak panwascam, Panwas tingkat desa dan pengawas TPS,” tutupnya. (mur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here