Sepeda Motor Antihujan, Mau?

0

TAMPILAN satu unit sepeda motor Honda Supra bersalin wujud. Badan sepeda motor itu dilindungi susunan kaca fiber yang menempel di lajur-lajur rangka besi. Di kaca bagian depan, terpasang satu wiper dan penyemprot air untuk membasuh kaca. Adapun di kabin motor, terpacak seperangkat alat charger telepon seluler, audio, tempat botol minuman, cantolan helm, aki tambahan, dan panel wiper.

Satu set solar panel pun menempel di kaca bagian atas. Dengan tampil mengusung kap motor, pengemudi dan penumpang sepeda motor dipastikan tidak terpapar air hujan. Maklum, badan sepeda motor dikepung pelindung yang tebuat dari kaca mika. Motor milik Juhari Sarsad ini seolah-olah berada dalam lindungan kotak kaca.

 

Kap motor mesti menyesuaikan postur si pengendara agar nyaman saat berkendara. “Saya habis Rp 2 juta bikin kap motor antihujan. Bikin mulai pertengahan November 2017, selesainya tanggal 15 Januari 2018,” ujar Juhari Sarsad kepada Banjarhits.id ketika ditemui di kediamannya, Sabtu (31/3/2018).

Juhari tercetus ide merancang kap motor setelah terusik satu pertanyaan: Bagaimana pengendara dan penumpang motor tidak kehujanan tanpa harus mengenakan mantel? Kalaupun mesti mamakai mobil, menurut Juhari, butuh ongkos ekstra bagi warga kelompok ekonomi bawah untuk membeli unit mobil. Alhasil, ia pun terpikir merancang pelindung anti hujan yang menyatu dengan badan sepeda motor.

Menggarap konstruksi sejak medio November 2017, motor anti hujan buatan Juhari rampung pada 15 Januari 2018. Agar lebih menyenangkan saat menunggangi motor, ia meletakkan seperangkat audio dan alat charger telepon seluler. Alhasil, Juhari kerap mendengarkan musik sambil berkendara motor. Dia pun mesti menambahkan aki cadangan untuk pasokan setrum ke seperangkat alat tersebut. Juhari memanfaatkan solar panel sebagai penyuplai daya listrik ke aki, selain dicharger manual.

“Biar enggak jenuh, bisa sambil dengarkan musik. Saya bikin kap motor ini kalau waktu luang saja, Sabtu dan Minggu,” kata bapak dari enam orang anak ini. Maklum, Juhari bekerja sebagai safety officer sebuah perusahaan pelayaran PT Pulau Seroja Jaya di Kota Banjarmasin. Kebetulan, dia punya kemahiran teknik las, jadi bisa membangun kap motor seorang diri. Setelah motor anti hujan rampung, ia mengendarainya ke kantor saban hari.

Juhari menghabiskan dua lembar kaca mika mendesaik kap motor itu. Ia juga meletakkan lampu sein tambahan di depan dan belakang kap motor agar pengendara lebih aman. Variasi tambahan ini membuat beban motor makin berat. Maklum, kap motor itu seberat 30 kilogram. Ujung-ujungnya, konsumsi bahan bakar motor makin boros karena mesti menopang manusia dan kap anti hujan saat berkendara.

Beruntung, polisi tidak mempersoalkan variasi sepeda motor ala Juhari. Ia sudah bertanya ke Samsat apakah mesti mengubah BPKB atas variasi motor semacam itu. Mengutip si polisi, Juhari menuturkan, variasi kap motor tidak perlu mengubah BPKP karena tanpa mengaburkan moda transportasi roda dua.

“Kecuali kalau enggak kelihatan bentuk sepeda motornya, ini kan masih kelihatan roda duanya dan motornya. Kap motor ini portabel, bukan permanen. Jadi bisa dilepas,” kata Juhari.

Walau terlindungi kaca, Juhari tetap mengenakan helm demi keselamtan lalu lintas. Ia juga menuliskan pesan rekomendasi pada selembar kertas yang ditempel di bagian belakang kap motornya. Isinya: 1. Kapn digunakan saat hujan, 2. Kap digunakan saat panas, 3. Kap digunakan saat jalan santai, 4. Pengendara laki-laki dewasa, 5. Memiliki SIM C dan bawa STNK, 6. Gunakan helm selama berkendara.

Adapun pesan peringatannya terdiri atas: 1. Kecepatan maksimum 50 km/jam, 2. Hujan lebat dan angin kencang berhenti, 3. Patuhi aturan lalu lintas, 4. Tidak mengendarai saat mengantuk, 5. Menjaga keseimbangan kendaraan. “Kalau angin kencang, memang terasa goyang,” ujar Juhari.
Tertarik bikin motor anti hujan ala Juhari? Anda bisa mendatangi kediaman Juhari di Jalan Sriwijaya, Komple Keruwing Indah III Jalur II Blok B Nomor 3, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru. (red)

Berita disadur dari kumparan.com dengan Warga Banjarbaru Ciptakan Sepeda Motor Antihujan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here