Sayat Tangan Warga, Pemabuk Lem Digelandang ke Polres

0
Pelaku penganiayaan saat mabuk lem diamankan di Polres Rejang Lebong. (Foto/tribratanewsbengkulu)
Pelaku penganiayaan saat mabuk lem diamankan di Polres Rejang Lebong. (Foto/tribratanewsbengkulu)

CURUP, IB – Sial dialami Sudirman (54) warga Kelurahan Kepala Siring Kabupaten Rejang Lebong (RL). Ia mengalami luka di jari manis dan kelingking akibat disayat pisau oleh seorang pemabuk lem aibon berinisial AN (30) warga Gang belimbing Kelurahan Pelabuhan Baru Kecamatan Curup Tengah Kabupaten RL. Data berhasil diperoleh, peristiwa terjadi Minggu (21/06/20) sekitar Pukul 00:30 WIB dinihari di kediaman korban.

Kapolres RL Polda Bengkulu AKBP Dheny Budhiono melalui Kasat Reskrim Andi Kadesma S.Ik, mengungkapkan peristiwa kejadian berawal saat korban mendengar suara dari pintu depan rumah. Mengira yang mengetok pintu tersebut adalah anaknya ingin pulang, korban pun langsung bergegas ingin membuka pintu.

Namun belum sempat membuka pintu, tiba-tiba tangan korban terluka oleh benda tajam yang masuk melalui sela pintu. Saat pintu dibuka, korban tidak menemukan siapapun di depan rumah. Namun di sebelah rumah pelapor ramai kerumunan orang yang mengamankan tersangka. Atas kejadian tersebut korban bersama warga membawa tersangka ke Polres RL.

Lanjut Kasat, dari keterangan tersangka tindakan tersebut ia lakukan karena tidak terkendali akibat pengaruh mabuk lem aibon. Tersangka akan dijerat Pasal 351 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara dua tahun delapan bulan. (red/tribratanewsbengkulu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here