• Minggu, 27 November 2022

Mengenal Etilen Oksida yang diduga sebabkan Mie Sedaap ditarik dari Hongkong dan dampaknya bagi tubuh

- Kamis, 29 September 2022 | 12:19 WIB
Otoritas pangan Hong Kong keluarkan pernyataan penarikan Mie Sedaap varian Korean Spicy Chicken (pic/pmjnews.com)
Otoritas pangan Hong Kong keluarkan pernyataan penarikan Mie Sedaap varian Korean Spicy Chicken (pic/pmjnews.com)

Inibengkulu.com – Otoritas Pangan Hong Kong Center for Food Safety (CFS) menarik peredaran salah satu produk Mie Sedaap dari pasaran pada Selasa, 27 September 2022 lalu.

Menurut pihak CFS, salah satu jenis produk Mie Sedaap diduga memiliki kandungan pestisida yaitu Etilen Oksida.

Salah satu jenis Mie Sedaap yang dinyatakan mengandung pestisida tersebut adalah varian Korean Spicy Chicken.

Baca Juga: Heboh mainan anak ada barcode judi online, polisi lakukan penyelidikan

Lalu, seperti apa bahan kimia yang bernama Etilen Oksida itu? Mengutip dari laman resmi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, etilen oksida biasanya digunakan untuk pembuatan etilen glikol (antibeku), tekstil, deterjen, pelarut, atau produk lainnya

Etilen Oksida (EtO) merupakan jenis gas tidak berwarna yang mudah terbakar dan berbau manis. Jika masuk ke tubuh, kandungan bahan kimia ini bisa menimbulkan sejumlah efek samping.

Jika terhidup akan menyebabkan paparan jangka pendek seperti iritasi pada mata, hidung, tenggorokan dan saluran pernafasan. Lalu berefek terhadap susunan saraf pusat, pusing, kejang dan koma, efek pada darah, kerusakan paru, edema paru yang tertunda. Selain itu juga bisa menyebabkan Kanker.

Baca Juga: Berkas lengkap, Putri Candrawathi berpeluang ditahan

Jika sampai tertelan bisa menyebabkan Toksik. Bahan bersifat karsinogen menurut paparan dikaitkan dengan efek karsinogenik dan reproduktif, aborsi spontan, keracunan saraf, penurunan tingkat kesuburan pada hewan jantan dan kematian janin, serta perubahan mutagenik.

Halaman:

Editor: Pauziyanto

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

Ternyata ini penyebab gempa di Cianjur Jawa Barat

Senin, 21 November 2022 | 17:32 WIB

Kasus Covid 19 di tanah air melonjak 78 persen

Sabtu, 5 November 2022 | 15:34 WIB
X