Nafsu Pelaku Memuncak Saat Melihat Korban Basah-basahan

0
30
Satreskrim Polres Bengkulu Utara saat ekspose kasus pencabulan anak di bawah umur. (Foto/Mezi Aswari)
Satreskrim Polres Bengkulu Utara saat ekspose kasus pencabulan anak di bawah umur. (Foto/Mezi Aswari)

BENGKULU UTARA, inibengkulu.com – Pelaku pencabulan anak di bawah umur berinisial IK (16) warga Desa Padang Bendar Kecamatan Hulu Palik mengaku tak kuasa menahan nafsu ketika melihat korban basah-basahan usai mandi di kolam. Hal ini diungkapkan Kapolres Bengkulu Utara (BU) AKBP Ariefaldi Warganegara melalui Kasat Reskrim, AKP Jufri dalam press release yang berlangsung Rabu (16/1).

Diungkapkan Kasat, peristiwa terjadi Minggu (13/1) pagi. Berawal saat korban berinisial ED (10) bersama adik pelaku mandi di kolam yang dijaga oleh keluarga pelaku. Sementara pelaku sedang tidur di pondok di atas kolam.

Baru saja korban selesai mandi, pelaku terbangun dari tidur. Ketika itulah pelaku melihat korban yang sedang dalam keadaan basah-basahan. Entah setan apa yang merasuki, nafsu pelaku langsung memuncak. Tanpa pikir panjang pelaku langsung memanggil korban ke pondok. Namun korban menolak.

Meski korban menolak, pelaku tetap memaksa. Pelaku menarik korban ke pondok lalu melucuti celana korban dan menggagahinya. Peristiwa ini terkuak dua hari kemudian saat keluarga melihat gelagat mencurigakan dari korban yang selalu gelisah. Kecurigaan semakin kuat saat diperiksa, korban merasakan perih di kemaluannya. Setelah didesak orang tuanya, barulah korban mengaku telah dicabuli oleh pelaku.

Pelaku dijerat pasal 81 ayat (2) Sub Pasal 82 Ayat (1) Jo Pasal 76E UU RI No. 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman minimal 5 tahun maksimal 15 tahun penjara,” tandasnya. (mur)

Baca juga:

Diimingi Uang Rp 50 Ribu, Bocah Arma Jaya “Digagahi” Teman Bapaknya Sendiri

Main Dekat Sumur, Bocah Berusia 1 Tahun Tewas Kecebur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here