Libur Lebaran Usai, Dugaan Korupsi DAK SMP Dispendik BU Kembali Digeber

0
12
Gambar ilustrasi dugaan korupsi. (Foto/ist)
Gambar ilustrasi dugaan korupsi. (Foto/ist)

BENGKULU UTARA, IB – Setelah sempat dingin karena libur lebaran, kasus dugaan Dana Alokasi Khusus (DAK) SMP tahun 2018 di Dinas Pendidikan Utara (Dispendik BU) senilai Rp 1,7 Miliar yang dilaporkan Aliansi LSM BU ke Kejari BU akan kembali digeber. Kepada inibengkulu.com, Minggu (9/6), Ketua Aliansi LSM BU, Reshardi mengatakan dalam minggu ini pihaknya akan kembali mendatangi kejari guna menanyakan perkembangan dari laporan yang sudah pihaknya sampaikan beberapa waktu lalu.

“Kita terus memantau laporan tersebut, setelah libur lebaran usai dan aktivitas pemerinatah kembali berjalan, kami akan kembali menanyakan perkembangannya,” ujar Ardi, begitu ia biasa disapa.

BACA JUGA: Dugaan Korupsi DAK SMP Tahun 2018 Disdik BU Dilaporkan ke Kejari

Lanjut Ardi, informasi yang pihaknya terima, sudah ada beberapa pihak terkait yang dipanggil oleh pihak kejaksaan. Namun pihaknya belum tahu persis siapa saja orang tersebut.

“Intinya laporan ini akan terus kita kawal. Siapa saja yang sudah diperiksa dan dimintai keterangan akan coba kita tanyakan kepada penyidik. Rekan-rekan media juga kami harap bisa turut bersama-sama memantau perkembangan kasus ini,” tandasnya.

BACA JUGA: Enam Alasan Dewan Kenapa Margono Harus Dicopot

Seperti diketahui, ada tujuh point dugaan mark up dan korupsi kegiatan yang dilaporkan. Yakni kegiatan pembangunan laboratorium SMPN 09 BU senilai Rp 382 juta, lalu pembangunan rehabilitasi gedung SMPN 51 BU senilai Rp 150 juta, rehab ruang kelas SMP 40 BU, rehab ruang kelas SMP N 34 Talang Jarang senilai Rp Rp 225 juta.

Selanjutnya pembangunan Lab IPA SMPN 16 senilai lebih dari Rp 382 juta, rehab ruang kelas SMP N 04 senilai Rp 255 juta, terakhir pembangunan SMPN 39 senilai Rp 340 juta. (waw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here