• Minggu, 27 November 2022

Sejarah Hari Batik Nasional, peninggalan Majapahit yang kini diakui dunia

- Jumat, 30 September 2022 | 10:17 WIB
Sejarah Batik di dunia internasional: Dikenalkan Soeharto, diakui UNESCO di masa SBY
Sejarah Batik di dunia internasional: Dikenalkan Soeharto, diakui UNESCO di masa SBY

Inibengkulu.comBatik Indonesia resmi diakui sebagai Warisan Budaya Tak-Benda oleh United Nations of Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pada sidang ke-4 komite antar-pemerintah di Abu Dhabi, 2 Oktober 2009 lalu.

Bertepatan dengan tanggal tersebut maka pemerintah resmi menetapkan tanggal 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional. Selain Batik, pada kesempatan itu UNESCO juga mengakui wayang, keris, noken dan tari saman sebagai Budaya-Tak Benda warisan manusia oleh UNESCO.

Baca Juga: Link twibbon Hari Batik Nasional 2022 terbaru: Mudah, gratis dan keren untuk media sosial

Sejarah Batik Indonesia hingga diakui dunia merupakan sebuah perjalanan panjang. Dalam Sejarah Batik Indonesia, pembatikan sudah dimulai sejak masa kerajaan Majapahit.

Bukti bahwa kerajaan Majapahit menerapkan teknik pembatikan untuk menciptakan busana terlihat pada sisa-sisa peninggalan batik yang ada di wilayah Mojokerto dan Bonorowo (sekarang Tulungagung) yang merupakan kawasan bekas Kerajaan Majapahit.

Dahulunya, Batik merupakan pakaian atau busana khas kerajaan. Batik dikenakan hanya oleh keluarga kerajaan atau para pegawai kerajaan.

Kegiatan membatik di luar kerajaan diajarkan oleh para pegawai Keraton yang pulang ke rumahnya yang berada di lingkungan luar keraton.

Motif Batik dulu lebih banyak bernuansa tradisional Jawa, Islami, Hinduisme, dan Budhisme. Seiring perkembangan jaman, motif Batik makin beragam.

Baca Juga: Sejarah Batik di dunia internasional: Dikenalkan Soeharto, diakui UNESCO di masa SBY

Halaman:

Editor: Pauziyanto

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

7 Rekomendasi Sepatu Futsal Cocok untuk Anak-anak

Sabtu, 19 November 2022 | 12:48 WIB
X