Kades Batu Layang Kecewa dengan Oknum Dewan Bengkulu Utara Dapil 3

0
Masyarakat Desa Batu Layang saat gotong royong memperbaiki sendiri jalan poros desa mereka yang rusak.
Masyarakat Desa Batu Layang saat gotong royong memperbaiki sendiri jalan poros desa mereka yang rusak.

BENGKULU UTARA, IB – Kepala Desa (Kades) Batu Layang Kecamatan Hulu Palik, Iskandar Zulkarnain mengaku kecewa dengan sejumlah oknum anggota DPRD dapil 3 Bengkulu Utara. Pasalnya para dewan yang terhormat itu dinilai asal bunyi alias Asbun saat Musrenbangcam tahun 2018 lalu.

Dampak dari asbunnya dewan yang hadir pada rapat Musrenbangcam saat itu, berimbas kepada usulan infrastruktur jalan poros untuk desanya sepanjang 2 kilo lebih dicoret.

“Sampai saat ini saya sangat kecewa selaku Kepala Desa Batu Layang, kami sudah berupaya agar jalan poros desa ini dibangun dalam usulan saat itu. Dengan alasan tidak jelas kenapa usulan kami dicoret begitu saja oleh dewan terhormat itu,” sesal dia, Rabu (14/10/2020).

Padahal, jalan poros Desa Batu Layang ini sudah masuk skala prioritas pembangunan Bupati Mian kala itu, karena itu janji bupati dengan masyarakat di desa ini. Bahkan sudah diukur oleh pihak dinas PUPR dan ia juga turut mendampingi kala itu.

Dia sangat menyayangkan sikap anggota dewan saat Musrenbangcam kala itu, mereka saat itu baru menjabat menjadi anggota DPRD Bengkulu Utara. Tentunya, saat itu mereka tidak paham akan usulan yang sudah dibahas bersama pihak kecamatan sebelumnya.

“Mereka harus paham ya, Desa Batu Layang ini sudah ada sejak Tahun 1930. Ini desa tua, mereka harus paham sejarah, Jangan asal main coret-coret saat kami masyarakat ini mengusulkan pembangunan untuk desa kami,” ketus dia.

Disinggung, siapa saja anggota dewan yang hadir pada rapat Musrenbangcam saat itu. Iskandar mengatakan, anggota dewan perwakilan dapil dari Parpol Golkar berinisial SD dan RO dari Parpol PKPI

“Kami tidak akan mengajukan usulan lagi untuk jalan poros desa Batu Layang ini, silahkan perjuangkan hak-hak kami oleh dewan yang sudah mencoret usulan yang telah kami sampaikan dalam Musrenbangcam. Wilayah desa kami ini dapil mereka, biarkan masyarakat yang menilai,” tandasnya. (Waw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here