Hearing Proyek Mangkrak Berakhir Tanpa Kesimpulan

0
19
Hearing proyek mangkak antara Komisi III DPRD BU dengan pihak bappeda dan PUPR BU. (foto/Mezi Aswari)
Hearing proyek mangkak antara Komisi III DPRD BU dengan pihak bappeda dan PUPR BU. (foto/Mezi Aswari)

BENGKULU UTARA, inibengkulu.com – Komisi III DPRD Bengkulu Utara (BU) kembali menggelar rapat kerja atau hearing membahas soal proyek mangkrak pada tahun 2018. Hearing menghadirkan perwakilan dari Dinas PUPR BU serta Bappeda.

Namun pantauan wartawan, sejumlah pertanyaan dari dewan tidak mendapat jawaban yang jelas dan pihak eksekutif hanya banyak berkilah. Alhasil, hearing pun berakhir tanpa ada kesimpulan.

Ketua Komisi III, Mohtadin SIP yang memimpin jalannya hearing mengatakan rapat ini dilakukan sebab sejak tahun anggaran 2017 hingga tahun anggaran 2018, masih ada sejumlah proyek yang tidak selesai dikerjakan alias mangkrak. Maka dari itu sebagai lembaga yang memilik fungsi pengawasan pihaknya ingin mempertanyakan kepada pihak Bappeda dan PUPR apa yang sebenarnya terjadi.

“Apakah perencanaanya yang salah atau memang pihak kontraktornya yang tidak becus, kalau perencanaannya yang tidak beres mengapa tidak belajar dari pengalaman tahun 2017 yang lalu. Atau jika kontraktornya yang tidak becus mengapa tidak ditindak tegas dan diblacklist,” ujarnya.

Sementara anggota komisi III, Dedy Syaproni SIP mempertanyakan anggaran proyek pelebaran jalan dua jalur dari Gunung Agung menuju Gunung Selan. Sebab dana yang disahkan Rp 7,7 miliar tapi berubah menjadi Rp 5,2 miliar.

“Rp 2,5 miliar dananya kemana? Kami butuh penjelasan baik dari pihak Bappeda maupun dari pihak PUPR, jangan hanya berkilah saja,” ketusnya. (mur)

BACA JUGA:

Termasuk Kasus Menonjol, Pencurian Bilik Suara Mentok di Pelaku. Penadahnya?

Dua Duta Bengkulu Utara Siap Rebut Tiket LIDA 2

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here