Hari Pertama Operasi Patuh Nala, Terjaring 413 Pelanggaran

0
Hari pertama pelaksanaan Operasi Patuh Nala, polisi berhasil menjaring 413 Pelanggaran. (Foto/ist)
Hari pertama pelaksanaan Operasi Patuh Nala, polisi berhasil menjaring 413 Pelanggaran. (Foto/ist)

BENGKULU, IB – Sebanyak 413 pelanggaran lalu lintas baik oleh pengendara roda 4 maupun roda 2 terjaring dalam hari pertama Operasi Patuh Nala 2020 atau Kamis (23/7/2020) yang digelar oleh Polda Bengkulu dan Polres Jajaran, Direktorat Lalulintas Polda Bengkulu.

Pada operasi Patuh nala hari pertama tersebut, Personil Ditlantas Polda Bengkulu melakukan 806 kegiatan yang bertujuan untuk menciptakan ketertiban pengendara dalam berlalu lintas. Terdiri dari kegiatan preemtif sebanyak 402 kegiatan berupa himbauan melalui Media Cetak sebanyak 10 Kali, himbauan melalui Media Elektronik sebanyak 10 Kali, himbauan melalui Medsos sebanyak 177 Kali, himbauan ditempat Keramaian sebanyak 16 Kali, himbauan melalui Spanduk sebanyak 16 Kali, serta himbauan melalui Stiker sebanyak 98 Kali.

Selain kegiatan premtif, Ditlantas Polda Bengkulu juga melakukan kegiatan Preventif sebanyak 404 kegiatan berupa Pengaturan lalulintas 239 kali, kegiatan Penjagaan 31 Kali, kegiatan Pengawalan 7 Kali, serta kegiatan Patroli 127 Kali.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, S.Sos., M.H., mengungkapkan dari 806 kegiatan yang dilaksanakan dalam operasi patuh nala hari pertama, Pihaknya berhasil menemukan 413 pelanggaran lalu lintas yang terjadi dan langsung diberikan tindakan kepada pengendara.

”Kami berikan tindakan Tilang sebanyak 135 dan tindakan Teguran sebanyak 278 kepada pengendara yang kedapatan melakukan pelanggaran lalulintas,” ungkap Kabid Humas Polda Bengkulu dilansir dari tribratanewsbengkulu.com, Jumat ( 24/07/20 ).

Ia menambahkan, dalam gelaran Ops Patuh Nala 2020. Selain menyasar para pelanggar lalulintas, pihaknya juga melaksanakan pembagian masker kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker saat beraktifitas di luar rumah guna penanggulangan penyebaran virus Covid – 19 yang sampai saat ini masih menjadi pandemi. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here