Geger, Muncul Awan Mirip Tsunami

0
Kemunculan awan hitam yang menyerupai gelombang tsunami menggegerkan warga Kanang, Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang, Polewali Mandar (Polman), Senin (28/1). (foto/istimewa)
Kemunculan awan hitam yang menyerupai gelombang tsunami menggegerkan warga Kanang, Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang, Polewali Mandar (Polman), Senin (28/1). (foto/istimewa)

NASIONAL, inibengkulu.com – Fenomena awan hitam yang menyerupai gelombang tsunami menggegerkan warga Kanang, Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang, Polewali Mandar (Polman). Peristiwa itu terjadi Senin pagi (28/1/2019) pukul 07.00 WITA. Warga yang menyaksikan itu beramai-ramai keluar dari rumah.

“Saya langsung ke luar rumah, ada beberapa orang juga ke luar dari rumah untuk menyaksikan,” ungkap warga setempat, Juli, Senin (28/1/2019).

Kata Juli, awan hitam itu muncul sekira 15 menit. Setelah itu disusul hujan disertai angin kencang. Hujan disertai angin kencang itu berlangsung cukup lama. Durasinya hingga sepuluh menit. Beruntung tidak terjadi pohon tumbang maupun rumah rusak diterjang angin.

“Anginnya kencang sekali, barusan sejak musim hujan ini, barusan anginnya sekencang itu tadi,” katanya.

Lanjut Juli, setelah angin kencang dan hujan reda, awan pun menghilang. Cuaca kembali cerah di daerah ini. Sementara itu, fenomena awan hitam berbentuk gelombang tsunami ternyata tidak hanya terjadi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulbar.

Senin (28/1/2019) pagi, awan berbentuk menyerupai tsunami itu juga muncul di Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulbar. Sejumlah warga sempat mengabadikan peristiwa tersebut. Salah satunya Saripan, warga Desa Bukit Samang, Kecamatan Sendana.

Saripan memotret awan berbentuk tsunami itu melalui handphonenya. Dalam fotonya, nampak awan pekat menyerupai gelombang muncul di lepas pantai Desa Bukit Samang. Awan tersebut menjulang sangat tinggi. Serta memanjang mengelilingi perairan Sendana. Kemunculan awan berbentuk tsunami ini hampir bersamaan dengan kejadian di Polewali Mandar.

Di Sendana juga sempat terjadi angin kencang setelah kemunculan awan tersebut. Beruntung tidak terjadi kerusakan apapun pada rumah warga maupun pepohonan. (red)

Sumber: tribunnews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here