Dugaan Mark Up 4 Proyek Disbun BU Masuk “Radar” Kejaksaan

0
Kasi Intel kejari BU, Denny Agustian SH, MH
Kasi Intel kejari BU, Denny Agustian SH, MH

BENGKULU UTARA, inibengkulu.com – Dugaan mark up empat paket proyek pembukaan badan jalan di Dinas Perkebunan (Disbun) Bengkulu Utara yang mencuat di pemberitaan sejumlah media siber ternyata masuk pantauan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu Utara. Hal ini terungkap saat awak media bersilaturahmi sekaligus berkoordinasi dengan Kasi Intel kejari BU, Denny Agustian SH, MH, Selasa (8/10) siang.

Dalam penyampaiaanya Deni mengaku pihaknya sudah membaca pemberitaan seputar dugaan adanya mark up terhadap keempat paket proyek tersebut.

Oh berita ini, kalau berita ini sudah saya baca,” kata Denny.

Ditanya soal tindak lanjut dari indikasi korupsi ini, Deni mengatakan pihaknya akan mengkonfirmasi perihal dugaan ini ke dinas perkebunan terlebih dahulu.

“Nanti kami akan konfirmasi terlebih dahulu dengan pihak dinas pekerbunan,” tegasnya.

Sebelumnya, konsultan perencanaan kegiatan Anto membantah jika ada mark up dalam kegiatan tersebut. Mengenai perhitungan anggaran dilakukan dengan cara kubikasi bukan dengan sistem meter lari, sehigga dalam fisik pekerjaan bisa saja ukurannya berbeda, tergantung berat dan mudahnya medan lokasi yang didozer.

Di dalam fisik pekerjaan juga tidak semuanya untuk biaya pembukaan badan jalan tetapi di beberapa paket juga ada tambahan item pekerjaan seperti pembuatan beton plat dan pelapis tebing.

“Mengenai satuan harga saya tetap mengacu pada satuan yang ditetapkan oleh pemerintah daerah,” terang Anto, Jumat (4/10). (mur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here