• Selasa, 16 Agustus 2022

Buyung: Kasus APK di Rumdin Bupati Harus Ada Sanksi Tegas!

- Kamis, 14 Februari 2019 | 23:33 WIB
buyung karim
buyung karim

BENGKULU UTARA, inibengkulu.com – Penanganan kasus dugaan penggunaan fasilitas negara oleh caleg DPRD Provinsi Bengkulu, Andaru Pranata yang juga putra Bupati BU, Ir. Mian mendapat tanggapan dari Sekretaris DPC Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Bengkulu Utara, Afrizal Karnain. Pria yang akrab disapa Buyung ini mengatakan, masuknya Alat Peraga Kampanye (APK) ke rumah dinas (rumdin) bupati sudah memiliki unsur pelanggaran. Sehingga bawaslu harus memberi sanksi tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Kejadian ini kami nilai bentuk arogansi dari caleg tersebut. Etikanya tidak ada. Banyak juga kok anak pejabat lain yang jadi caleg, tapi tidak sampai seperti ini,” ketusnya. BACA JUGA: Dugaan Penggunaan Fasilitas Negara, Putra Bupati Diperiksa Gakkumdu Menurut Buyung, memang tidak salah jika seorang Andaru datang ke rumah dinas bupati. Sebab ia memang anak bupati. Tapi dalam masalah ini, jangan sampai dijadikan alibi untuk mengaburkan pokok masalah yang sebenarnya. Sebab kapasitas Andaru dalam masalah ini bukan sebagai anak bupati, tapi seorang caleg. “Terlepas apakah hanya singgah atau apapun alasannya, masalah ini tetap tidak bisa ditolerir. Karena mereka pastinya sudah tahu kalau wilayah itu wilayah steril. Kalau memang mau singgah, apa salahnya mobil yang membawa APK diletakkan di luar pagar, tidak harus dibawa masuk. Inikan arogan namanya,” cecar Buyung. Alibi-alibi lain seperti tidak adanya aktivitas kampanye, tidak ada pengumpulan massa dan lain sebagainya juga hendaknya tidak dijadikan alasan untuk mengaburkan pokok masalah. Sebab poin utama dalam masalah ini adalah penggunaan fasilitas negara. Dan sudah jelas wilayah rumah dinas termasuk fasilitas negara yang harus steril dari atribut kampanye. BACA JUGA: Uji Nyali Bawaslu Mengusut Kasus Andaru “Analoginya begini. Ada maling yang baru masuk rumah namun keburu tertangkap. Apakah lantas maling tersebut bisa dibebaskan begitu saja karena beralibi belum sempat mengambil barang? Tidak bisa. Karena sudah ada niat di sana dan itu sudah salah,” tegasnya. “Begitu juga dengan masalah ini, jangan mentang-mentang tidak ada aktivitas kampanye, membuat keramaian, mengumpulkan massa dan sebagainya lantas bawaslu menganggap tidak salah. Dengan adanya gambar caleg di sana, mau itu posisinya berdiri, meredeng atau telungkup, itu sudah pelanggaran. Karena rumah dinas adalah fasilitas negara yang harus steril. Dan itu diatur oleh undang-undang. Jangankan baleho, benda kecil seperti jam dinding, stiker, kalender saja tidak boleh, apalagi baleho sebesar itu,” sambungnya. BACA: Andaru Mengaku, Mian Ikut Terpanggil Selaku pengurus dari lembaga yang mendapat sertifikat pengawas pemilu dari Bawaslu RI, Buyung memastikan LAKI akan mengawal kasus ini hingga tuntas. Pihaknya minta ada sanksi tegas. Sebab kalau sampai tidak ada sanksi atau tindakan tegas, bisa jadi besok-besok mereka akan mengulanginya lagi. Bahkan bukan tidak mungkin diikuti caleg yang lain. “Kejadian ini juga sudah merugikan caleg lain. Saya minta caleg lain yang punya kepentingan di sini untuk berbicara. Dan kepada bawaslu, kami minta untuk dapat menegakkan aturan sesuai tupoksi, independen, jangan takut intervensi karena bawaslu lembaga independen. Hirarki lembaga bawaslu bukan ke pemerintah daerah tapi vertikal,” lanjutnya.

Bawaslu Dinilai Lalai

Di sisi lain, Buyung juga menilai terjadinya masalah ini juga sebagai bentuk kelalaian dari bawaslu dalam melakukan pencegahan. Seharusnya, bawaslu peka melihat situasi, apalagi ada sejumlah caleg yang punya hubungan kekeluargaan dengan pejabat, salah satunya Andaru selaku anak bupati. Caleg tersebut tentu punya peluang besar untuk menggunakan kekuatan itu. Seperti menggunakan fasilitas, melalui momen, sarana dan sebagainya. “Nah di sini kami melihat bawaslu tidak mengingatkan melalui sosialisasi atau melalui statemen di media kepada caleg-caleg yang punya hubungan dengan pejabat daerah. Itulah bentuk kelalaian mereka,” tandasnya. (red)

Editor: Redaksi IB

Tags

Terkini

Simpan Ganja, Warga Bengkulu dibekuk Polisi

Senin, 15 Agustus 2022 | 18:04 WIB

Truk muatan sawit tabrak tiang listrik

Minggu, 14 Agustus 2022 | 13:53 WIB

Tahukah olahraga Sambo dari negara mana?

Rabu, 10 Agustus 2022 | 18:21 WIB
X